<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Belajar Forex Indikator Forex dan Strategi Forex - albachtimi.com</title>
	<atom:link href="http://www.albachtimi.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.albachtimi.com</link>
	<description>Belajar forex dan indikator forex baik fundamental maupun teknikal untuk membangun strategi forex trading yang tangguh</description>
	<lastBuildDate>Fri, 02 Jul 2010 03:35:44 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=7059</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>Segitiga Ascending</title>
		<link>http://www.albachtimi.com/belajar-forex/segitiga-ascending/</link>
		<comments>http://www.albachtimi.com/belajar-forex/segitiga-ascending/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 Jul 2010 03:35:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>forex</dc:creator>
				<category><![CDATA[Analisis Forex]]></category>
		<category><![CDATA[Analisis Teknikal]]></category>
		<category><![CDATA[Belajar Forex]]></category>
		<category><![CDATA[analisis chart]]></category>
		<category><![CDATA[higher lows]]></category>
		<category><![CDATA[tips forex]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.albachtimi.com/?p=169</guid>
		<description><![CDATA[Banyak buku charting akan memberitahukan bahwa dalam banyak kasus pembeli akan memenangi pertarungan ini dan harga akan menembus resistance.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Formasi jenis ini terjadi ketika ada satu level resistance dan sebuah slope higher lows. Apa yang terjadi pada saat ini adalah terdapat suatu level dimana jumlah pembeli tidak dapat meningkat. Namun secara berangsur-angsur mulai menekan harga terus naik yang terbukti dengan adanya higher lows.</p>
<p><img src="http://i49.tinypic.com/2e3mvl3.jpg" border="0" alt="asc-triangle-1" /></p>
<p>Pada chart di atas, Anda bisa lihat bahwa pembeli mulai mendapatkan kekuatan karena mereka membuat higher lows. Mereka terus menekan level resistance dan hasilnya sebuah breakout akan terjadi. Pertanyaannya sekarang adalah &#8220;Ke arah mana? &#8211; Akankah pembeli dapat menembus level tersebut atau resistence akan menjadi semakin kuat?&#8221;.</p>
<p>Banyak buku charting akan memberitahukan bahwa dalam banyak kasus pembeli akan memenangi pertarungan ini dan harga akan menembus resistance. Namun berdasarkan pengalaman, tidak selalu begitu. Kadang-kadang level resistance terlalu kuat, dan tidak tersedia cukup kekuatan dari sisi pembeli untuk menekan.</p>
<p>Seringnya harga akan bergerak naik. Intinya, kita tidak memandang kemana arah yang akan dituju oleh harga, namun kita ingin selalu siap untuk pergerakan kemanapun arahnya. Pada kasus ini, kita akan set sebuah entry order di atas garis resistance dan di bawah slope higher lows.</p>
<p><img src="http://i50.tinypic.com/34ss8s1.jpg" border="0" alt="asc-triangle-2" /></p>
<p>Pada skenario ini, pembeli memenangkan pertarungan dan harga terus bergerak naik.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.albachtimi.com/belajar-forex/segitiga-ascending/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Segitiga Simetris</title>
		<link>http://www.albachtimi.com/belajar-forex/segitiga-simetris/</link>
		<comments>http://www.albachtimi.com/belajar-forex/segitiga-simetris/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Jun 2010 04:14:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>forex</dc:creator>
				<category><![CDATA[Analisis Forex]]></category>
		<category><![CDATA[Analisis Teknikal]]></category>
		<category><![CDATA[Belajar Forex]]></category>
		<category><![CDATA[higher lows]]></category>
		<category><![CDATA[lower highs]]></category>
		<category><![CDATA[Segitiga Simetris]]></category>
		<category><![CDATA[startegi forex]]></category>
		<category><![CDATA[tips forex]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.albachtimi.com/?p=166</guid>
		<description><![CDATA[Segitiga simetris adalah formasi chart dimana lekukan/slope dari price's highs dan lekukan/slope dari price's lows bertemu pada satu titik sehingga terlihat seperti sebuah segitiga.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Segitiga simetris</strong> adalah formasi chart dimana lekukan/slope dari price&#8217;s highs dan lekukan/slope dari price&#8217;s lows bertemu pada satu titik sehingga terlihat seperti sebuah segitiga. Pada formasi ini terjadi lower highs dan higher lows pada harga pasar. Artinya baik pembeli maupun penjual sama-sama terus menekan harga sejauh mungkin untuk membuat trend yang jelas. Jika ini merupakan peretempuran antara pembeli dan penjual, maka hasinya adalah draw.</p>
<p>Aktivitas ini disebut juga <strong>konsolidasi</strong>.</p>
<p><img src="http://i47.tinypic.com/rlg5q8.jpg" border="0" alt="Segitiga Simetris" /></p>
<p>Pada chart di atas, dapat kita lihat baik pembeli maupun penjual tidak ada yang dapat menekan harga sesuai arah yang mereka inginkan. Ketika lekukan kedua arah ini semakin dekat antara satu sama lain, artinya akan segera terjadi breakout. Kita tidak mengetahui kemana arah breakout akan terjadi, namun kita bisa mengetahui bahwa akan terjadi breakout pada market. Pada akhirnya, hanya akan ada satu sisi market yang akan dimasuki.</p>
<p>Jadi bagaimana kita bisa mengambil keuntungan dari keadaan ini? Sederhana saja, kita dapat meletakkan entry order di atas slope dari lower highs dan di bawah slope dari higher lows. Semenjak kita mengetahui akan terjadi breakout, kita dapat memboncengi arah manapun yang dituju oleh harga.</p>
<p><img src="http://i47.tinypic.com/2z3yqed.jpg" border="0" alt="Strategi Segitiga Simetris" /></p>
<p>Pada contoh ini, jika kita memasang entry order di atas slope dari lower highs, maka kita akan dapat memboncengi harga sejak awal terjadi kenaikan harga. Jika Anda memasang entry order lain di bawah slope dari higher lows, maka Anda bisa membatalkannya ketika order yang pertama tereksekusi.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.albachtimi.com/belajar-forex/segitiga-simetris/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pola Chart</title>
		<link>http://www.albachtimi.com/belajar-forex/pola-chart/</link>
		<comments>http://www.albachtimi.com/belajar-forex/pola-chart/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Jun 2010 00:12:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>forex</dc:creator>
				<category><![CDATA[Analisis Forex]]></category>
		<category><![CDATA[Analisis Teknikal]]></category>
		<category><![CDATA[Belajar Forex]]></category>
		<category><![CDATA[Ascending Triangles]]></category>
		<category><![CDATA[Descending Triangles]]></category>
		<category><![CDATA[Double Bottom]]></category>
		<category><![CDATA[Double Top]]></category>
		<category><![CDATA[Head and Shoulders]]></category>
		<category><![CDATA[Pola Chart]]></category>
		<category><![CDATA[Reverse Head and Shoulders]]></category>
		<category><![CDATA[Symmetrical Triangles]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.albachtimi.com/?p=163</guid>
		<description><![CDATA[Anggap saja pola chart sebagai alat detektor, karena dengan belajar ini, Anda akan dapat mendeteksi "ledakan" pada chart sebelum terjadi, membuat Anda menjadi kaya]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sekarang Anda sudah memiliki persenjataan yangt bisa digunakan ketika Anda bertarung di market. Pada pelajaran kali ini Anda akan mendapatkan persenjataan lainnya: <a href="http://www.albachtimi.com/belajar-forex/belajar-chart-indicators/" target="_blank"><strong>Pola Chart</strong></a>.</p>
<p>Anggap saja pola chart sebagai alat detektor, karena dengan belajar ini, Anda akan dapat mendeteksi &#8220;ledakan&#8221; pada chart sebelum terjadi, membuat Anda menjadi kaya.</p>
<p>Pada pelajaran kali ini, kita akan belajar dasar formasi dan pola chart. Ketika Anda mengidentifikasi dengan benar, maka akan menuntun Anda kepada breakout yang besar atau &#8220;ledakan&#8221; dalam hal ini.</p>
<p>Ingat, tujuan utama kita adalah untuk mengenali pergerakan besar sebelum hal itu sendir iterjadi sehingga kita dapat membuka posisi sedari awal dan mengumpulkan banyak uang!!! Formasi chart akan sangat membantu kita untuk mengenali kondisi dimana akan terjadi breakout pada market.</p>
<p>Berikut ini adalah daftar pola yang akan kita pelajari:</p>
<ul>
<li>Symmetrical Triangles</li>
<li>Ascending Triangles</li>
<li>Descending Triangles</li>
<li>Double Top</li>
<li>Double Bottom</li>
<li>Head and Shoulders</li>
<li>Reverse Head and Shoulders</li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.albachtimi.com/belajar-forex/pola-chart/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ringkasan Tentang Leading dan Lagging Indicator</title>
		<link>http://www.albachtimi.com/belajar-forex/ringkasan-tentang-leading-dan-lagging-indicator/</link>
		<comments>http://www.albachtimi.com/belajar-forex/ringkasan-tentang-leading-dan-lagging-indicator/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 25 May 2010 07:09:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>forex</dc:creator>
				<category><![CDATA[Analisis Forex]]></category>
		<category><![CDATA[Analisis Teknikal]]></category>
		<category><![CDATA[Belajar Forex]]></category>
		<category><![CDATA[lagging indicator]]></category>
		<category><![CDATA[leading indicator]]></category>
		<category><![CDATA[momentum]]></category>
		<category><![CDATA[oscillator]]></category>
		<category><![CDATA[trading style]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.albachtimi.com/?p=160</guid>
		<description><![CDATA[Anda mengetahui dan dapat mengidentifikasi tipe market yang Anda melakukan trading didalamnya, Anda akan mengetahui indikator mana yang memberikan sinyal akurat dan mana yang tidak.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk Anda ketahui, apabila Anda mengetahui dan dapat mengidentifikasi tipe market yang Anda melakukan trading didalamnya, Anda akan mengetahui indikator mana yang memberikan sinyal akurat dan mana yang tidak.</p>
<p>Kemampuan tersebut tidak bisa didapatkan dengan begitu saja, namun perlu waktu dan proses. Anda akan dapat meningkatkan kemampuan Anda seiring dengan berkembangnya pengalaman Anda.</p>
<p>Ringkasan:</p>
<ul>
<li>Ada dua tipe indikator: leading dan lagging.</li>
<li>Leading indicator memberikan sinyal beli sebelum terjadi trend atau reversal baru.</li>
<li>Lagging indicator memberikan sinyal setelah trend terjadi.</li>
<li>Technical indicator dibagi menjadi dua kategori: Oscillators dan Trend Following atau momentum indicator.</li>
<li>Oscillator adalah leading indicator.</li>
<li>Momentum indicator adalah lagging indicator.</li>
<li>Jika Anda mampu mengidentifikasi tipe market tempat Anda melakukan trading, Anda akan mengetahui indikator mana yang memberikan sinyal akurat, dan mana yang tidak.</li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.albachtimi.com/belajar-forex/ringkasan-tentang-leading-dan-lagging-indicator/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Momentum / Lagging Indicator</title>
		<link>http://www.albachtimi.com/belajar-forex/momentum-lagging-indicator/</link>
		<comments>http://www.albachtimi.com/belajar-forex/momentum-lagging-indicator/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 May 2010 21:59:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>forex</dc:creator>
				<category><![CDATA[Analisis Forex]]></category>
		<category><![CDATA[Analisis Teknikal]]></category>
		<category><![CDATA[Belajar Forex]]></category>
		<category><![CDATA[EMA]]></category>
		<category><![CDATA[lagging indicator]]></category>
		<category><![CDATA[macd]]></category>
		<category><![CDATA[momentum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.albachtimi.com/?p=158</guid>
		<description><![CDATA[Bagaimanakah cara mengenali sebuah trend? Indicator yang dapat dipakai untuk itu adalah MACD dan moving averages. Indikator-indikator ini akan mengenali trend ketika trend sudah terbentuk, akibatnya akan terjadi keterlambatan entry. Titik terangnya, hanya ada sedikit kemungkinan terjadi kesalahan.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bagaimanakah cara mengenali sebuah trend? Indicator yang dapat dipakai untuk itu adalah <a href="http://www.albachtimi.com/belajar-forex/macd-%e2%80%93-moving-average-convergence-divergence/" target="_blank">MACD</a> dan <a href="http://www.albachtimi.com/belajar-forex/kesimpulan-moving-averages/" target="_blank">moving averages</a>. Indikator-indikator ini akan mengenali trend ketika trend sudah terbentuk, akibatnya akan terjadi keterlambatan entry. Titik terangnya, hanya ada sedikit kemungkinan terjadi kesalahan.</p>
<p>Pada chart 1 jam EUR/USD, terdapat bullish yang menyeberang pada MACD di pukul 3:00 am EST tanggal 08/03/05 dan EMA periode 10 menyeberangi EMA periode 20 pada pukul 5:00 am. Kedua sinyal ini akurat, namun jika Anda menunggu kedua indikator memberikan signal beli, Anda akan kehilangan banyak profit.</p>
<p>Jika Anda hitung dari awal trend naik pada pukul 10:00 EST tanggal 08/02/05 kepada candle yang menutup pada pukul 5:00 am EST tanggal 08/03/05, Anda akan mendapatkan 159 pips.</p>
<p><img src="http://i49.tinypic.com/9r7v5e.jpg" border="0" alt="momentum indikator" /></p>
<p>Mari kita lihat pada chart yang sama sehingga Anda dapat mengetahui bagaimana sinyal yang menyeberang ini dapat memberikan sinyal palsu. Sinyal palsu itu juga sering disebut &#8220;fakeouts&#8221;. Lihat, di sana terdapat bearish MACD yang menyeberang setelah terjadi trend naik seperti yang dibicarakan di atas.</p>
<p>Sepuluh menit kemudian, EMA 20 menyeberang ke bawah EMA 10 dan memberikan sinyal &#8220;jual&#8221;. Seperti yang Anda lihat, harga tidak jatuh namun bergerak menyamping, lalu melanjutkan trend naiknya. Seiring waktu, kedua indikator cocok, jika Anda sudah masuk pada short trade, maka Anda akan profit.</p>
<p><a href="http://tinypic.com" target="_blank"><img src="http://i47.tinypic.com/d7kwh.jpg" border="0" alt="Image and video hosting by TinyPic" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.albachtimi.com/belajar-forex/momentum-lagging-indicator/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Oscillators / Leading Indicators</title>
		<link>http://www.albachtimi.com/belajar-forex/oscillators-leading-indicators/</link>
		<comments>http://www.albachtimi.com/belajar-forex/oscillators-leading-indicators/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 11 May 2010 06:54:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>forex</dc:creator>
				<category><![CDATA[Analisis Forex]]></category>
		<category><![CDATA[Analisis Teknikal]]></category>
		<category><![CDATA[Belajar Forex]]></category>
		<category><![CDATA[lagging indicator]]></category>
		<category><![CDATA[leading indicator]]></category>
		<category><![CDATA[momentum]]></category>
		<category><![CDATA[oscillator]]></category>
		<category><![CDATA[trading style]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.albachtimi.com/?p=153</guid>
		<description><![CDATA[Oscillator adalah suatu objek atau data yang bergerak maju mundur di antara dua titik. Dengan kata lain, oscillator adalah suatu item yang akan selalu berada di antara titik A atau titik B. Analoginya adalah seperti ketika Anda menekan tombol saklar lampu.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Oscillator adalah suatu objek atau data yang bergerak maju mundur di antara dua titik. Dengan kata lain, oscillator adalah suatu item yang akan selalu berada di antara titik A atau titik B. Analoginya adalah seperti ketika Anda menekan tombol saklar lampu.</p>
<p>Sekarang mari kita umpamakan indikator teknikal ini seperti tombol &#8220;on&#8221; atau &#8220;off&#8221;. Secara lebih spesifik, oscillator akan selalu memberitahukan sinyal &#8220;beli&#8221; atau &#8220;jual&#8221;. Dengan pengecualian ketika oscillator tidak berada pada range akhir dari periode beli atau jual.</p>
<p>Kedengarannya sudah familiar kan. <a href="http://www.albachtimi.com/belajar-forex/stochastics/" target="_blank">Stochastics</a>, <a href="http://www.albachtimi.com/belajar-forex/parabolic-sar/" target="_blank">Parabolic SAR</a>, dan <a href="http://www.albachtimi.com/belajar-forex/relative-strength-index/" target="_blank">Relative Strength Index (RSI)</a> adalah oscillators. Masing-masing indikator didesain untuk memberitahukan sinyal kemungkinan terjadinya reversal, dimana trend sebelumnya sudah berjalan dan harga sudah siap untuk berubah arah.</p>
<p>Mari kita lihat beberapa contoh.</p>
<p>Pada chart USD/EUR 1-hour di bawah, kita telah menambahkan indikator Parabolic SAR, juga RSI dan Stochastic oscillator. Seperti yang telah Anda pelajari, ketika Stochastic dan RSI sudah mulai meninggalkan area oversold maka itu menunjukkan sinyal beli.</p>
<p>Di sini kita mendapatkan sinyal beli pada pukul 3:00 am EST dan 7:00 am EST pada tanggal 24/08/05. Ketiga sinyal beli ini masing-masing terjadi dalam satu atau dua jam, dan ini bisa jadi merupakan waktu yang baik untuk trading.</p>
<p><img src="http://i40.tinypic.com/znu849.jpg" border="0" alt="oscillator" /></p>
<p>Kita juga mendapatkan sinyal jual dari ketiga indikator di anatara jam 2:00 am EST dan 5:00 EST pada tanggal 25/08/05. Seperti yang dapat Anda lihat, indikator Stochastics tetap berada pada overbought dalam waktu yang cukup lama &#8211; sekitar 20 jam. Biasanya jika oscillator tetap pada level overbought atau oversold untuk jangka waktu yang lama, artinya sedang terbentuk trend yang kuat. Pada contoh ini, sejak Stochastics tetap berada pada overbought, Anda lihat ada uptrend yang kuat terjadi.</p>
<p>Sekarang mari kita lihat bagaimana indikator yang sama membuat kacau, jadi Anda tahu bahwa sinyal ini tidaklah sempurna. Lihat chart di bawah, Anda bisa melihat ada banyak sinyal beli yang salah muncul. Anda bisa lihat, bagaimana salah satu sinyal memberitahukan sinyal beli, sementara yang lainnya masih mengatakan jual.</p>
<p><img src="http://i43.tinypic.com/ve66qg.jpg" border="0" alt="leading indicator" /></p>
<p>Sekitar jam 1 am EST pada tanggal 16/08/05, baik RSI dan Stochastics memberikan sinyal beli, sementara Parabolic SAR masih memperlihatkan sinyal jual. Parabolic SAR memberikan sinyal beli 3 jam setelahnya pada jam 4 am EST, namun kemudian Parabolic SARberbalik arah memberitahukan sinyal beli pada satu bar berikutnya. Jika Anda memperhatikan bar dengan Parabolic SAR di bawah ini, perhatikan bar merah yang kuat dengan shadow yang pendek. Dan perhatikan juga bar berikutnya yang tertutup di bawahnya. Hal ini bukanlah waktu yang tepat untuk mengambil posisi long trade.</p>
<p>Pada dua sinyal oversold (buy) terakhir yang diberikan oleh Stochastics, perhatikan bahwa di sana tidak ada indikator yang memberikan sinyal jual kecuali Parabolic SAR. Apa yang terjadi di sini? Masing-masing indikator memberikan sinyal yang berbeda.</p>
<p>Apa yang terjadi pada indikator-indikator ini?</p>
<p>Jawabannya adalah pada metode kalkulasi dari masing-masing indikator. Stochastic berdasarkan pada jarak high dan low dari periode waktu (dalam hal ini adalah per jam), bukannya menghitung perubahan dari satu jam ke jam berikutnya. Relative Strength Index (RSI) menggunakan perubahan dari satu harga penutupan ke harga penutupan berikutnya. Dan Parabolic SAR memiliki kalkulasi sendiri yang dapat membuat konflik.</p>
<p>Itulah sifat dasar dari oscillator &#8211; mereka mengasumsikan bahwa suatu pola chart selalu menghasilkan reversal yang sama.</p>
<p>Kita menyadari kenapa leading indicator bisa menyebabkan error, namun tidak ada cara lain untuk menghindarinya. Ketika Anda mendapati sinyal yang membingungkan, sebaiknya jangan lakukan apapun. Jika chart tidak memberikan suatu hal apapun yang cocok dengan kriteria Anda, jangan memaksa untuk trading!!! Tunggu di waktu berikutnya dimana terdapat sinyal yang sesuai kriteria Anda.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.albachtimi.com/belajar-forex/oscillators-leading-indicators/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Indikator Leading vs Indikator Lagging</title>
		<link>http://www.albachtimi.com/belajar-forex/indikator-leading-vs-indikator-lagging/</link>
		<comments>http://www.albachtimi.com/belajar-forex/indikator-leading-vs-indikator-lagging/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Apr 2010 01:09:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>forex</dc:creator>
				<category><![CDATA[Analisis Forex]]></category>
		<category><![CDATA[Analisis Teknikal]]></category>
		<category><![CDATA[Belajar Forex]]></category>
		<category><![CDATA[lagging indicator]]></category>
		<category><![CDATA[leading indicator]]></category>
		<category><![CDATA[momentum]]></category>
		<category><![CDATA[oscillator]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.albachtimi.com/?p=151</guid>
		<description><![CDATA[Leading indicator memberikan sinyal sebelum trend baru atau reversal terjadi. Lagging indicator memberikan sinyal setelah trend terbentuk dan pada dasarnya memberikan informasi kepada Anda untuk memusatkan perhatian karena trend sudah dimulai, Anda sudah ketinggalan.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kita telah membahas banyak tool yang dapat membantu Anda menganalisis chart dan mengidentifikasi trend. Sekarang Anda sudah memiliki banyak informasi yang bisa digunakan untuk trading secara efektif.</p>
<p>Pada kesempatan ini, kita akan mencoba untuk menyamakan persepsi dalam penggunaan chart indikator. Kita coba untuk memahami kekuatan dan kelemahan dari masing-masing indikator, sehingga Anda bisa menentukan yang mana yang bekerja dengan baik untuk Anda dan trading plan Anda, dan yang mana tidak.</p>
<p><strong>Leading versus Lagging Indikator</strong></p>
<p>Ada dua tipe indikator: leading dan lagging.</p>
<p>Leading indicator memberikan sinyal sebelum trend baru atau reversal terjadi.</p>
<p>Lagging indicator memberikan sinyal setelah trend terbentuk dan pada dasarnya memberikan informasi kepada Anda untuk memusatkan perhatian karena trend sudah dimulai, Anda sudah ketinggalan.</p>
<p>Mungkin Anda berfikir bahwa Anda akan menjadi kaya dengan leading indicator, karena bisa mengambil profit sejak permulaan trend. Anda benar, Anda bisa menangkap keseluruhan trend setiap waktu, JIKA leading indicator selalu benar. Namun kenyataannya tidak.</p>
<p>Ketika Anda menggunakan leading indicator, Anda akan menemui banyak sinyal palsu. Leading indicator terkenal dengan sinyal palsunya yang akan menyesatkan Anda.</p>
<p>Opsi lainnya adalah menggunakan lagging indicator, yang cenderung tidak memberikan sinyal palsu. Lagging indicator hanya akan memberikan sinyal setelah perubahan harga memang benar-benar membentuk suatu trend. Kelemahannya adalah Anda akan sedikit terlambat untuk mengambil posisi trading. Biasanya profit yang besar didapatkan sejak bar-bar awal, jadi dengan menggunakan lagging indicator Anda sangat potensial untuk kehilangan banyak profit.</p>
<p><strong>Oscillator dan Trend Following Indicator</strong></p>
<ol>
<li>Oscillator</li>
<li>Trend Following atau Momentum Indicator</li>
</ol>
<p>Oscillator adalah leading indicator.</p>
<p>Momentum indicator adalah lagging indicator.</p>
<p>Masing-masingnya bisa saling mendukung, namun lebih sering bertentangan satu sama lain. Tidak ada yang lebih baik antara keduanya, Anda hanya mesti memahami bagaimana seharusnya menggunakan masing-masing indikator.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.albachtimi.com/belajar-forex/indikator-leading-vs-indikator-lagging/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Belajar Chart Indicators</title>
		<link>http://www.albachtimi.com/belajar-forex/belajar-chart-indicators/</link>
		<comments>http://www.albachtimi.com/belajar-forex/belajar-chart-indicators/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 25 Apr 2010 01:00:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>forex</dc:creator>
				<category><![CDATA[Analisis Forex]]></category>
		<category><![CDATA[Analisis Teknikal]]></category>
		<category><![CDATA[Belajar Forex]]></category>
		<category><![CDATA[belajar indikator]]></category>
		<category><![CDATA[indikator forex]]></category>
		<category><![CDATA[macam-macam indikator forex]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.albachtimi.com/?p=148</guid>
		<description><![CDATA[Setiap indikator memiliki kelemahan. Karena itulah trader mengkombinasikan banyak indikator. Seiring perjalanan Anda sebagai trader, Anda akan belajar indikator mana yang Anda sukai dan cocok dengan Anda. Kombinasikan indikator-indikator tersebut sesuai dengan trading style Anda.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Apapun yang Anda pelajari tentang trading adalah seperti tool yang ditambahkan ke dalam toolbox trader Anda. Tool Anda akan memudahkan Anda untuk membangun akun trading Anda.</p>
<p><a href="http://www.albachtimi.com/belajar-forex/chart-indikator-yang-sering-digunakan/" target="_blank"><strong>Bollinger Bands</strong></a></p>
<ul>
<li>Digunakan untuk mengukur tingkat volatilitas pasar.</li>
<li>Indikator ini bekerja seperti level mini support dan resistance.</li>
<li>Bollinger Bounce.
<ul>
<li>Sebuah strategi yang ide utamanya adalah bahwa harga cenderung selalu kembali ke bagian tengah dari Bollinger Bands</li>
<li>Anda membeli ketika harga menyentuh bagian bawah Bollinger band.</li>
<li>Anda menjual ketika harga menyentuh bagian atas Bollinger band.</li>
<li>Sangat baik digunakan ketika dalam kondisi ranging market.</li>
</ul>
</li>
<li>Bollinger Squeeze
<ul>
<li>Sebuah strategi yang digunakan untuk dapat mengenali lebih awal kondisi breakout</li>
<li>Ketika Bollinger bands berbentuk &#8220;squeeze&#8221;, artinya pasar dalam kondisi sepi, dan breakout akan segera terjadi. Ketika breakout terjadi, kita masuk ke dalam trading dalam kondisi harga apapun.</li>
</ul>
</li>
</ul>
<p><a href="http://www.albachtimi.com/belajar-forex/macd-%e2%80%93-moving-average-convergence-divergence/" target="_blank"><strong>MACD</strong></a></p>
<ul>
<li>Digunakan untuk mengenali trend sedini mungkin dan juga dapat membantu kita untuk menentukan spot trend reversal.</li>
<li>MACD memiliki 2 moving averages (1 cepat, 1 lambat) dan garis vertikal yang disebut histogram, yang mengukur jarak antara 2 moving averages.</li>
<li>Tidak seperti yang ditafsirkan oleh banyak orang, garis moving average bukanlah moving averages dari harga. Itu merupakan moving averages dari moving averages lainnya.</li>
<li>Kelemahan MACD adalah keterlambatannya (lag) karena menggunakan banyak moving averages.</li>
<li>Sat ucara untuk menggunakan MACD adalah menunggu garis yang cepat untuk menyilang di atas atau menyilang di bawah garis lambat dan masuk ke dalam trading berdasarkan hal ini karena ini merupakan sinyal untuk terjadinya trend baru.</li>
</ul>
<p><a href="http://www.albachtimi.com/belajar-forex/parabolic-sar/" target="_blank"><strong>Parabolic SAR</strong></a></p>
<ul>
<li>Indikator ini dibuat untuk menentukan trend reversal; maka dari itu dinamakan Parabolic <strong>S</strong>top <strong>A</strong>nd <strong>R</strong>eversal (SAR).</li>
<li>Ini merupakan indikator yang paling mudah untuk digunakan karena hanya memberikan sinyal bullish dan bearish.</li>
<li>Ketika dot berada pada bagian atas candle, ini merupakan sinyal jual.</li>
<li>Ketika dot berada pada bagian bawah candle, ini merupakan sinyal beli.</li>
<li>Indikator ini bagus digunakan pada trending market yang memiliki rally panjang dan kecenderung untuk turun.</li>
</ul>
<p><a href="http://www.albachtimi.com/belajar-forex/stochastics/" target="_blank"><strong>Stochastics</strong></a></p>
<ul>
<li>Digunakan untuk mengetahui kondisi overbought dan oversold.</li>
<li>Ketika garis moving average di atas 80, artinya market dalam kondisi overbought dan kita cari posisi yang baik untuk jual.</li>
<li>Ketika garis moving average di bawah 20, artinya market dalam kondisi oversold dan kita cari posisi yang baik untuk beli.</li>
</ul>
<p><a href="http://www.albachtimi.com/belajar-forex/relative-strength-index/" target="_blank"><strong>Relative Strength Index (RSI)</strong></a></p>
<ul>
<li>Sama dengan stochastics yang mengindikasikan kondisi overbought dan oversold.</li>
<li>Ketika RSI di atas 70, artinya market dalam kondisi overbought dan kita seharusnya mencari posisi jual.</li>
<li>Ketika RSI di bawah 30, artinya market dalam kondisi oversold dan kita cari posisi beli.</li>
<li>RSI juga dapat digunakan untuk mengkonfirmasi formasi trend. Jika Anda pikir trend sedang terbentuk, tunggu sampai RSI di atas atau di bawah 50 (tergantung Anda, apakah mencari uptrend atau downtrend) sebelum Anda masuk ke dalam trading.</li>
</ul>
<p>Setiap indikator memiliki kelemahan. Karena itulah trader mengkombinasikan banyak indikator. Seiring perjalanan Anda sebagai trader, Anda akan belajar indikator mana yang Anda sukai dan cocok dengan Anda. Kombinasikan indikator-indikator tersebut sesuai dengan trading style Anda.</p>
<p>Sudah banyak yang Anda pelajari dari <a href="http://www.albachtimi.com" target="_blank">albachtimi.com</a>, sangat baik apabila Anda membaca kembali hal-hal yang belum Anda pahami. Terkadang hanya butuh beberapa saat untuk membaca kembali untuk memahami suatu hal.</p>
<p>Ketika Anda sudah mendapatkan inti dari konsep masing-masing indikator, buka chart dan mulai menggunakannya.</p>
<ul></ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.albachtimi.com/belajar-forex/belajar-chart-indicators/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pemakaian Indikator</title>
		<link>http://www.albachtimi.com/belajar-forex/pemakaian-indikator/</link>
		<comments>http://www.albachtimi.com/belajar-forex/pemakaian-indikator/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Apr 2010 05:51:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>forex</dc:creator>
				<category><![CDATA[Analisis Forex]]></category>
		<category><![CDATA[Analisis Teknikal]]></category>
		<category><![CDATA[Belajar Forex]]></category>
		<category><![CDATA[indikator]]></category>
		<category><![CDATA[macd]]></category>
		<category><![CDATA[rsi]]></category>
		<category><![CDATA[stochastics]]></category>
		<category><![CDATA[trading style]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.albachtimi.com/?p=146</guid>
		<description><![CDATA[Dalam dunia yang sempurna, kita bisa mengambil salah satu indikator dan trading dengan menggunakan petunjuk yang diberikan oleh indikator tersebut. Permasalahannya adalah kita tidak hidup di dunia yang sempurna, dan masing-masing indikator memiliki kelemahan. Itulah sebabnya banyak trader mengkombinasikan bermacam-macam indikator sehingga bisa terlihat dalam satu monitor. Bisa saja mereka menggunakan 3 indikator berbeda dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam dunia yang sempurna, kita bisa mengambil salah satu <strong>indikator</strong> dan trading dengan menggunakan petunjuk yang diberikan oleh indikator tersebut. Permasalahannya adalah kita tidak hidup di dunia yang sempurna, dan masing-masing indikator memiliki kelemahan. Itulah sebabnya banyak trader mengkombinasikan bermacam-macam indikator sehingga bisa terlihat dalam satu monitor. Bisa saja mereka menggunakan 3 indikator berbeda dan mereka tidak akan masuk dalam trading kecuali ketiga indikator yang digunakan memberikan petunjuk yang sama/tidak bertentangan.</p>
<p>Seiring perjalanan Anda belajar trading, Anda akan menemukan indikator yang cocok untuk Anda. Mungkin bagi sebagian orang akan cocok dan menyukai menggunakan <a href="http://www.albachtimi.com/belajar-forex/macd-%e2%80%93-moving-average-convergence-divergence/" target="_blank">MACD</a>, <a href="http://www.albachtimi.com/belajar-forex/stochastics/" target="_blank">Stochastics</a>, dan <a href="http://www.albachtimi.com/belajar-forex/relative-strength-index/" target="_blank">RSI</a>, namun mungkin saja tidak cocok bagi Anda. Semua trader di luar sana sudah berusaha untuk menemukan &#8220;kombinasi magis&#8221; dari bermacam-macam indikator yang akan selalu memberikan sinyal yang benar, namun tidak ada hal yang seperti itu.</p>
<p>Lebih baik Anda mempelajari masing-masing <strong>indikator</strong> sampai Anda mengetahui dengan sebenar-benarnya bagaimana indikator tersebut bereaksi terhadap pergerakan harga, dan kemudian Anda gunakan <strong>kombinasi indikator</strong> sendiri yang sesuai dengan gaya trading Anda. Berikutnya, kita akan mencoba untuk belajar sebuah sistem yang mengkombinasikan berbagai indikator untuk memberikan gambaran bagaimana masing-masingnya bisa saling mengisi.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.albachtimi.com/belajar-forex/pemakaian-indikator/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Relative Strength Index</title>
		<link>http://www.albachtimi.com/belajar-forex/relative-strength-index/</link>
		<comments>http://www.albachtimi.com/belajar-forex/relative-strength-index/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Apr 2010 02:41:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>forex</dc:creator>
				<category><![CDATA[Analisis Forex]]></category>
		<category><![CDATA[Analisis Teknikal]]></category>
		<category><![CDATA[Belajar Forex]]></category>
		<category><![CDATA[indikator rsi]]></category>
		<category><![CDATA[rsi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.albachtimi.com/?p=144</guid>
		<description><![CDATA[Relative Strength Index atau RSI mirip dengan stochastics yang digunakan untuk mengidentifikasi kondisi overbought dan oversold pada market. RSI memiliki skala dari 0 sampai 100. Pada dasarnya, bila kurva RSI di bawah 30 mengindikasikan oversold, sedangkan di atas 70 mengindikasikan overbought.

Penggunaan RSI
Penggunaan RSI sama dengan stochastics. Dari chart di atas bisa Anda lihat ketika RSI [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Relative Strength Index</strong> atau <strong>RSI</strong> mirip dengan <a href="http://www.albachtimi.com/belajar-forex/stochastics/" target="_blank">stochastics</a> yang digunakan untuk mengidentifikasi kondisi overbought dan oversold pada market. RSI memiliki skala dari 0 sampai 100. Pada dasarnya, bila kurva RSI di bawah 30 mengindikasikan oversold, sedangkan di atas 70 mengindikasikan overbought.</p>
<p><img src="http://i40.tinypic.com/10f18jb.jpg" border="0" alt="realtive strength index" /></p>
<p>Penggunaan RSI</p>
<p>Penggunaan RSI sama dengan stochastics. Dari chart di atas bisa Anda lihat ketika RSI jatuh di bawah 30, maka mengidentifikasi market dalam kondisi oversold. Setelah turun, harga akan bergerak naik.</p>
<p>RSI Oversold</p>
<p>RSI adalah tool yang sangat populer karena dapat digunakan untuk mengkonfirmasi formasi trend. Jika Anda pikir trend sedang terbentuk, coba lihat ke RSI dan perhatikan apakah RSI berada di atas atau di bawah 50. Jika Anda lihat ada uptrend, maka pastikan RSI berada di atas 50. Jika downtrend, maka pastikan RSI di bawah 50.</p>
<p>RSI &#8211; Menembus di atas 50</p>
<p>Pada chart di atas, kita dapat lihat bahwa uptrend sedang terbentuk. Untuk menghindari fakeouts, kita dapat menunggu RSI untuk menembus di atas 50 untuk mengkonfirmasi trend tersebut. Ketika RSI melewati garis di atas 50, maka ini merupakan konfirmasi yang bagus bahwa sebuah uptrend sudah terbentuk.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.albachtimi.com/belajar-forex/relative-strength-index/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Stochastics</title>
		<link>http://www.albachtimi.com/belajar-forex/stochastics/</link>
		<comments>http://www.albachtimi.com/belajar-forex/stochastics/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Apr 2010 06:05:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>forex</dc:creator>
				<category><![CDATA[Analisis Forex]]></category>
		<category><![CDATA[Analisis Teknikal]]></category>
		<category><![CDATA[Belajar Forex]]></category>
		<category><![CDATA[oscillator]]></category>
		<category><![CDATA[overbought]]></category>
		<category><![CDATA[oversold.MACD]]></category>
		<category><![CDATA[stochastics]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.albachtimi.com/?p=141</guid>
		<description><![CDATA[Stochastics adalah indikator lain yang berfungsi untuk menentukan dimana suatu trend akan berakhir. Definisinya, stochastic adalah oscillator yang mengukur kondisi overbought dan oversold dari suatu pasar.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Stochastics</strong> adalah indikator lain yang berfungsi untuk menentukan dimana suatu trend akan berakhir. Definisinya, <strong>stochastic</strong> adalah oscillator yang mengukur kondisi overbought dan oversold dari suatu pasar. Stochastics memiliki 2 garis yang mirip dengan garis MACD, namun satu garis lebih cepat dari yang lainnya.</p>
<p><img src="http://i40.tinypic.com/2z9k40m.jpg" border="0" alt="stochastics" /></p>
<p>Bagaimana Cara Mengaplikasikan Stochastics</p>
<p>Seperti yang dikatakan sebelumnya, stochastics memberitahukan kita kapan market dalam kondisi overbought atau oversold. <strong>Stochastics</strong> memiliki skala 0 sampai 100. Ketika garis stochastics di atas 80 (garis putus-putus berwarna merah pada chart di atas),  maka mengindikasikan bahwa market dalam kondisi overboguht. Ketika garis stochastics berada di bawah 20 (garis putus-putus warna biru), maka mengindikasikan bahwa market dalam kondisi oversold. Sesuai peraturannya, kita beli ketika market dalam kondisi oversold, dan kita jual pada saat market dalam kondisi overbought.</p>
<p><img src="http://i44.tinypic.com/25rpgs7.jpg" border="0" alt="overbought" /></p>
<p>Perhatikan chart di atas, Anda dapat melihat bahwa stochastics telah memperlihatkan kondisi overbought untuk beberapa saat. Berdasarkan informasi tersebut, dapatkah Anda menebak, kemana arah harga?</p>
<p><img src="http://i39.tinypic.com/20gzel2.jpg" border="0" alt="harga jatuh" /></p>
<p>Jika Anda katakan harga jatuh, maka Anda benar. Karena market telah cukup lama berada dalam kondisi overbought, maka reversal akan terjadi.</p>
<p>Itulah dasar dari stochastics. Banyak trader menggunakan stochastics dengan cara yang berbeda, namun tujuan utama dari indikator ini adalah memperlihatkan kepada kita dimana market dalam kondisi overbought dan oversold. Seiring waktu, Anda akan belajar menggunakan <strong>stochastics</strong> sesuai dengan gaya trading Anda. Selanjutnya, kita akan belajar mengenai RSI.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.albachtimi.com/belajar-forex/stochastics/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Parabolic SAR</title>
		<link>http://www.albachtimi.com/belajar-forex/parabolic-sar/</link>
		<comments>http://www.albachtimi.com/belajar-forex/parabolic-sar/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Apr 2010 07:09:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>forex</dc:creator>
				<category><![CDATA[Analisis Forex]]></category>
		<category><![CDATA[Analisis Teknikal]]></category>
		<category><![CDATA[Belajar Forex]]></category>
		<category><![CDATA[indikator forex]]></category>
		<category><![CDATA[parabolic sar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.albachtimi.com/?p=138</guid>
		<description><![CDATA[Parabolic SAR (Stop and Reversal) adalah salah satu indikator yang dapat membantu kita untuk menentukan dimana suatu trend akan berakhir.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sampai saat ini kita telah mempelajari beberapa indikator yang memfokuskan kepada cara kita untuk menangkap awal mula trend baru. Meskipun sangat penting untuk bisa mengetahui kapan suatu trend akan dimulai, namun sangat penting pula untuk dapat mengetahui kapan suatu trend akan berakhir.</p>
<p><img src="http://i43.tinypic.com/2cwwf82.jpg" alt="parabolic sar" /></p>
<p>Parabolic  SAR (Stop and Reversal) adalah salah satu indikator yang dapat membantu kita untuk menentukan dimana suatu trend akan berakhir. Parabolic SAR menempatkan dot (titik) pada chart yang mengindikasikan reversal yang potensial pada pergerakan harga. Dari chart di atas, Anda bisa lihat bahwa dot bergeser dari bawah candle pada saat uptrend, ke atas candle ketika trend berbalik arah menjadi downtrend.</p>
<p>Penggunaan Parabolic SAR</p>
<p>Yang menarik dari Parabolic SAR adalah kemudahan penggunaannya. Umumnya, ketika dot berada di bawah candle, ini merupakan sinyal beli; dan ketika dot berada di atas candle, maka itu merupakan sinyal jual. Mungkin indikator ini adalah yang termudah untuk ditafsirkan karena indikator ini mengasumsikan bahwa harga bergerak naik atau turun. Artinya tool ini sangat baik digunakan pada saat market dalam kondisi trending, dan terdapat rally-rally panjang dan kecenderung untuk turun. Jangan menggunakan tool ini pada saat market bergelombang, ketika pergerakan harga menyamping (sideways).</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.albachtimi.com/belajar-forex/parabolic-sar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>MACD – Moving Average Convergence Divergence</title>
		<link>http://www.albachtimi.com/belajar-forex/macd-%e2%80%93-moving-average-convergence-divergence/</link>
		<comments>http://www.albachtimi.com/belajar-forex/macd-%e2%80%93-moving-average-convergence-divergence/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Apr 2010 06:54:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>forex</dc:creator>
				<category><![CDATA[Analisis Forex]]></category>
		<category><![CDATA[Analisis Teknikal]]></category>
		<category><![CDATA[Belajar Forex]]></category>
		<category><![CDATA[belajar macd]]></category>
		<category><![CDATA[indikator forex]]></category>
		<category><![CDATA[macd]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.albachtimi.com/?p=134</guid>
		<description><![CDATA[MACD adalah akronim untuk Moving Average Convergence Divergence. Tool ini digunakan untuk mengidentifikasi moving averages yang mengindikasikan terjadinya sebuah trend baru, apakah itu bullish atau bearish.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MACD</strong> adalah akronim untuk <strong>Moving Average Convergence Divergence</strong>. Tool ini digunakan untuk mengidentifikasi <a href="http://www.albachtimi.com/belajar-forex/kesimpulan-moving-averages/" target="_blank">moving averages</a> yang mengindikasikan terjadinya sebuah trend baru, apakah itu bullish atau bearish. Seperti kita ketahui bersama, tujuan utama kita dalam trading adalah untuk dapat menemukan sebuah trend, karena disanalah terdapat banyak uang.</p>
<p><img src="http://i44.tinypic.com/ju8dvk.jpg" alt="macd" /></p>
<p>Dengan chart MACD, Anda akan selalu melihat tiga angka yang digunakan untuk settingannya.</p>
<ul>
<li>Angka pertama adalah periode yang digunakan untuk mengkalkulasi moving average yang lebih cepat.</li>
<li>Angka kedua adalah periode yang digunakan untuk moving average yang lebih lambat.</li>
<li>Dan angka ketiga adalah jumlah bar yang digunakan untuk mengkalkulasi perbedaan antara moving average yang lebih cepat dengan moving average yang lebih lambat.</li>
</ul>
<p>Sebagai contoh, jika Anda melihat parameter MACD “12,26,9? (yang merupakan settingan default dari kebanyakan paket charting), maka Anda akan menerjemahkannya seperti ini:</p>
<ul>
<li>Angka 12 mewakili 12 bar sebelumnya dari moving average yang lebih cepat.</li>
<li>Angka 26 mewakili 26 bar sebelumnya dari moving average yang lebih lambat.</li>
<li>Angka 9 mewakili 9 bar sebelumnya dari perbedaan antara kedua moving average tersebut. Hal ini diplot dengan menggunakan garis vertikal yang disebut histogram (garis biru pada chart di atas).</li>
</ul>
<p>Ada kesalahpahaman yang sering terjadi mengenai garis dari MACD. Dua garis yang digambar bukanlah moving average dari harga. Kedua garis tersebut merupakan moving averages dari PERBEDAAN antara kedua moving averages.</p>
<p>Pada contoh di atas, moving average yang lebih cepat adalah moving average dari perbedaan antara moving averages periode 12 dan 26. Moving average yang lebih lambat memplot rataan dari garis MACD sebelumnya. Sekali lagi, dari contoh di atas, moving average dengan periode 9 adalah moving average yang sebenarnya.</p>
<p>Artinya, kita mengambil rataan dari periode 9 terakhir dari garis MACD tercepat, dan memplotnya pada moving average yang lebih lambat. Dengan begitu akan tercipta garis yang lebih mulus yang memberikan kita garis yang lebih akurat.</p>
<p>Histogram memplot perbedaan antara moving average cepat dan moving average lambat. Jika Anda lihat pada chart yang original, Anda dapat lihat histogram menjadi lebih besar ketika dua moving average dipisahkan. Hal ini disebut divergence, karena moving average yang lebih cepat disebut “diverging (menyimpang)” atau bergerak menjauh dari moving average yang lebih lambat.</p>
<p>Ketika moving averages saling mendekat, histogram menjadi lebih kecil. Hal ini disebut convergence karena moving average yang lebih cepat disebut “converging (memusat)” atau bergerak mendekati moving average yang lebih lambat. Maka dari itu didapatkanlah nama <strong>M</strong>oving <strong>A</strong>verage <strong>C</strong>onvergence <strong>D</strong>ivergence!!!</p>
<p>Ok, sekarang Anda sudah tahu apa itu MACD. Sekarang mari kita lihat apa yang bisa dilakukan MACD.</p>
<p><strong>MACD Crossover</strong></p>
<p>Karena ada dua moving averages dengan “speeds” yang berbeda, yang lebih cepat pastinya akan lebih cepat bereaksi terhadap pergerakan harga ketimbang yang lebih lambat. Ketika trend baru terjadi, garis yang cepat akan berekasi lebih dulu dan akhirnya “melewati (crossover)” garis yang lambat. Ketika crossover ini terjadi, dan garis yang lebih cepat mulai “diverge” atau bergerak menjauh dari garis yang lebih lambat, biasanya hal ini mengindikasikan sebuah trend baru sedang terbentuk.</p>
<p><img src="http://i42.tinypic.com/309is09.jpg" alt="moving average convergence divergence" /></p>
<p>Dari chart di atas, Anda dapat lihat bahwa garis cepat bergerak ke bawah melewati garis lambat dan mengidentifikasi sebuah trend turun baru. Perhatikan ketika garis dilewati, sementara histogram hilang. Hal ini terjadi karena perbedaan antara garis pada saat itu adalah 0. Ketika downtrend dimulai dan garis cepat menyimpang dari garis lambat, histogram menjadi besar, yang merupakan indikasi bagus dari sebuah trend yang kuat.</p>
<p>Ada satu kekurangan dari MACD. Normalnya, moving averages cenderung untuk terjadi lag. MACD adalah indikator yang berdasarkan rataan dari harga-harga sebelumnya. MACD mewakili moving averages dari moving averages lainnya dan dimuluskan oleh moving average lainnya, Anda bisa bayangkan banyak terdapat lag di sana. Namun, biar bagaimanapun MACD masih merupakan tool yang disukai oleh banyak trader.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.albachtimi.com/belajar-forex/macd-%e2%80%93-moving-average-convergence-divergence/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Chart Indikator Yang Sering Digunakan</title>
		<link>http://www.albachtimi.com/belajar-forex/chart-indikator-yang-sering-digunakan/</link>
		<comments>http://www.albachtimi.com/belajar-forex/chart-indikator-yang-sering-digunakan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Apr 2010 05:42:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>forex</dc:creator>
				<category><![CDATA[Analisis Forex]]></category>
		<category><![CDATA[Analisis Teknikal]]></category>
		<category><![CDATA[Belajar Forex]]></category>
		<category><![CDATA[Bollinger band]]></category>
		<category><![CDATA[bollinger bounces]]></category>
		<category><![CDATA[bollinger squeeze]]></category>
		<category><![CDATA[indikator analisis teknikal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.albachtimi.com/?p=130</guid>
		<description><![CDATA[Bollinger Bands digunakan untuk mengukur tingkat volatilitas pasar. Pada dasarnya, tool kecil ini memberitahukan kita apakah pasar dalam kondisi ramai atau sepi.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Bollinger Bands</strong></p>
<p>Selamat Saya ucapkan karena Anda sudah sampai kepada bahasan ini, karena setiap kali Anda belajar dan mendapatkan hal-hal baru maka Anda terus menambah tool ke dalam toolbox Anda. &#8220;Apakah toolbox itu?&#8221; Toolbox adalah sesuatu yang Anda butuhkan untuk membangun akun trading. Semakin banyak tools (pelajaran) yang Anda miliki dalam toolbox (Otak Anda), maka akan semakin mudah Anda membangun akun trading.</p>
<p>Untuk kali ini, akan bertambah lagi pelajaran Anda. Anggap saja indikator yang akan Anda pelajari sebagai tool yang akan Anda tambahkan dalam toolbox Anda. Mungkin tidak semua tool akan Anda gunakan, namun adalah suatu hal yang sangat baik untuk memiliki beberapa opsi.</p>
<p>Bollinger Bands</p>
<p>Bollinger Bands digunakan untuk mengukur tingkat volatilitas pasar. Pada dasarnya, tool kecil ini memberitahukan kita apakah pasar dalam kondisi ramai atau sepi. Ketika pasar dalam kondisi sepi, bands mengerut; dan ketika pasar dalam kondisi ramai, bands merenggang. Perhatikan pada chart di bawah ini, ketika harga dalam kondisi tenang, bands bergerak saling mendekat, namun ketika harga bergerak naik, bands terpisah menjauh.</p>
<p><img src="http://i44.tinypic.com/vq2vt4.jpg" border="0" alt="bollinger bands" /></p>
<p>Saya rasa itu saja yang perlu Anda ketahui tentang Bollinger Bands, namun jika Anda ingin tahu bagaimana cara mengkalkulasi Bollinger Bands, formula matematika dibaliknya, dan sebagainya, silakan belajar di www.bollingerbands.com</p>
<p><strong>Bollinger Bounce</strong></p>
<p>Satu hal yang perlu Anda ketahui mengenai Bollinger Bands yaitu harga cenderung untuk bergerak kembali ke bagian tengah bands. Itulah ide utama dibalik Bollinger bounce. Jika begitu kasusnya, maka dengan melihat chart di bawah ini, dapatkah Anda memberitahukan, kemana harga akan bergerak selanjutnya?</p>
<p><img src="http://i39.tinypic.com/op7fdj.jpg" border="0" alt="bollinger bounce 1" /></p>
<p>Jika Anda katakan ke bawah, maka jawaban Anda benar! Seperti yang Anda lihat, harga bergerak kembali ke bawah menuju bagian tengah bands.</p>
<p><img src="http://i43.tinypic.com/jqi2dx.jpg" border="0" alt="bollinger bounce 2" /></p>
<p>Apa yang Anda lihat di atas disebut classic Vollinger bounce. Alasan utama kenapa bounces terjadi adalah karena Bolinger Bands bertindak seperti mini <a href="http://www.albachtimi.com/belajar-forex/support-dan-resistance/" target="_blank">support dan resistance levels</a>. Semakin panjang time frame yang Anda gunakan, bands menjadi semakin kuat. Banyak trader yang mengembangkan sistem mereka sendiri pada bounces ini, dan strategi ini sangat baik digunakan ketika pasar dalam kondisi ranging dan tidak ada trend yang jelas.</p>
<p>Sekarang mari kita lihat cara menggunakan Bollinger Bands ketika pasar memiliki trend yang jelas.</p>
<p><strong>Bollinger Squeeze</strong></p>
<p>Ketika bands &#8220;squeeze/merapat&#8221;, biasanya menandakan bahwa breakout akan segera terjadi. Jika candle mulai melakukan break out di atas band bagian atas, maka biasanya pergerakan harga akan terus ke atas. Jika candle mulai melakukan break out di bawah band bagian bawah, maka biasanya pergerakan harga akan terus ke bagian bawah.</p>
<p><img src="http://i41.tinypic.com/28vzh9i.jpg" border="0" alt="bollinger squeeze 1" /></p>
<p>Dari chart di atas, Anda bisa lihat bahwa bands saling mendekat. Harga baru saja mulai break out band bagian atas. Berdasarkan informasi ini, kemana harga akan bergerak?</p>
<p><img src="http://i40.tinypic.com/20igpox.jpg" border="0" alt="bollinger squeeze 2" /></p>
<p>Jika Anda mengatakan ke atas, maka jawaban Anda benar. Beginilah pergerakan tipikal Bollinger Squeeze. Strategi ini didesain untuk mencoba menangkap pergerakan harga lebih awal. Keadaan seperti ini tidak terjadi setiap saat, namun Anda bisa saja menjumpainya beberapa kali seminggu jika Anda menggunakan chart dengan time frame 15 menit.</p>
<p>Jadi sekarang Anda sudah tahu apa itu Bollinger Bands, dan Anda tahu bagaimana cara penggunaannya. Ada banyak hal yang bisa Anda lakukan dengan menggunakan Bollinger Bands, namun ini adalah 2 strategi umum yang terkait dengan Bollinger Bands. Jadi sekarang Anda sudah bisa memasukkannya ke dalam tool box Anda dan kita bisa lanjutkan ke indikator lainnya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.albachtimi.com/belajar-forex/chart-indikator-yang-sering-digunakan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kesimpulan Moving Averages</title>
		<link>http://www.albachtimi.com/belajar-forex/kesimpulan-moving-averages/</link>
		<comments>http://www.albachtimi.com/belajar-forex/kesimpulan-moving-averages/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Mar 2010 02:37:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>forex</dc:creator>
				<category><![CDATA[Analisis Forex]]></category>
		<category><![CDATA[Analisis Teknikal]]></category>
		<category><![CDATA[Belajar Forex]]></category>
		<category><![CDATA[exponential moving averages]]></category>
		<category><![CDATA[moving averages]]></category>
		<category><![CDATA[simple moving averages]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.albachtimi.com/?p=128</guid>
		<description><![CDATA[Moving averages ada dua yang umum digunakan yaitu simple moving averages dan exponential moving averages.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<ul>
<li><a href="http://www.albachtimi.com/belajar-forex/belajar-moving-averages/" target="_blank">Moving average</a> adalah suatu cara untuk memuluskan pergerakan harga.</li>
<li>Ada bermacam-macam moving averages. Tipe yang umum ada 2, yaitu: <a href="http://www.albachtimi.com/belajar-forex/simple-moving-average/" target="_blank">Simple Moving Average</a> dan <a href="http://www.albachtimi.com/belajar-forex/exponential-moving-average/" target="_blank">Exponential Moving Average</a>.</li>
<li>Simple moving averages adalah bentuk moving averages yang paling sederhana, namun simple moving averages sangat rentan terhadap perubahan harga yang tiba-tiba.</li>
<li>Exponential moving averages lebih menekankan pada harga terkini dan oleh karena itu dapat menunjukkan kepada kita apa yang dilakukan oleh trader pada saat ini.</li>
<li>Sangat penting untuk mengetahui apa yang dilakukan trader saat ini ketimbang memperhatikan apa yang mereka lakukan minggu lalu atau bulan lalu.</li>
<li>Simple moving averages lebih mulus dibandingkan Exponential moving averages.</li>
<li>Moving averages dengan periode yang lebih panjang lebih mulus ketimbang moving averages dengan periode lebih pendek.</li>
<li>Moving averages yang bergelombang lebih lambat merspon pergerakan harga namun Anda akan lebih terhindar dari sinyal-sinyal palsu. Namun, karena reaksinya yang lebih lamban, moving averages yang mulus akan membuat Anda terlambat masuk ke trading yang sekiranya menguntungkan dan membuat Anda kehilangan kesempatan untuk mendapatkan profit yang besar.</li>
<li>Cara terbaik untuk menggunakan moving averages adalah dengan memplot berbagai tipe moving averages pada chart sehingga Anda bisa melihat pergerakan dengan periode panjang dan periode pendek.</li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.albachtimi.com/belajar-forex/kesimpulan-moving-averages/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>SMA VS EMA</title>
		<link>http://www.albachtimi.com/belajar-forex/sma-vs-ema/</link>
		<comments>http://www.albachtimi.com/belajar-forex/sma-vs-ema/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Mar 2010 21:01:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>forex</dc:creator>
				<category><![CDATA[Analisis Forex]]></category>
		<category><![CDATA[Analisis Teknikal]]></category>
		<category><![CDATA[Belajar Forex]]></category>
		<category><![CDATA[EMA]]></category>
		<category><![CDATA[exponential moving averages]]></category>
		<category><![CDATA[simple moving averages]]></category>
		<category><![CDATA[sinyal]]></category>
		<category><![CDATA[sistem trading]]></category>
		<category><![CDATA[sma]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.albachtimi.com/?p=122</guid>
		<description><![CDATA[Buka chart dan mulai menggunakan beberapa moving averages. Coba bermacam-macam tipe dari simple moving averages atau exponential moving averages dan gunakan periode yang berbeda-beda. Seiring waktu, Anda akan mengetahui moving averages yang mana cocok untuk Anda.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Yang mana lebih baik: <strong>Simple Moving Averages</strong> atau <strong>Exponential Moving Averages</strong>?</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://www.checkyourodds.co.uk/images/main_pages/boxing-betting.gif" alt="SMA vs EMA" width="197" height="240" /></p>
<p>Pertama, mari kita mulai dengan <strong><a href="http://www.albachtimi.com/belajar-forex/exponential-moving-average/" target="_blank">exponential moving average</a></strong>. Ketika Anda menginginkan moving average bereaksi dengan cepat terhadap pergerakan harga, maka sebuah EMA dengan periode yang pendek adalah pilihan yang bagus. EMA ini akan membantu Anda menangkap trend yang terjadi lebih awal, yang akan menghasilkan profit lebih tinggi. Karena dengan lebih awal Anda menangkap trend, semakin lama Anda bisa mengikuti trend tersebut dan menyapu bersih profit yang ada.</p>
<p>Kekurangannya adalah apabila terjadi moving average yang berombak, Anda bisa tertipu. Karena <strong><a href="http://www.albachtimi.com/belajar-forex/belajar-moving-averages/" target="_blank">moving average</a></strong> merespon pergerakan harga terlalu cepat, Anda fikir sebuah trend sedang terbentuk, padahal sebenarnya itu hanyalah sebuah kejutan harga.</p>
<p>Sebaliknya dengan <strong><a href="http://www.albachtimi.com/belajar-forex/simple-moving-average/" target="_blank">simple moving average</a></strong>. Ketika Anda menginginkan moving average yang lebih mulus dan lebih lambat merespon pergerakan harga, maka SMA dengan periode yang panjang menjadi pilihan yang tepat.</p>
<p>Walaupun lebih lambat merespon pergerakan harga, ini akan menghindarkan Anda dari sinyal-sinyal yang salah. Kekurangannya adalah SMA ini akan membuat Anda ketinggalan banyak trading yang sebenarnya adalah trading yang menghasilkan profit banyak.</p>
<p><strong>EMA</strong>:</p>
<p>Kelebihan: Bergerak lebih cepat. Bagus dalam memberikan swing harga terkini.</p>
<p>Kekurangan: Cenderung menyebabkan Anda tertipu dan memberikan sinyal yang menyimpang.</p>
<p><strong>SMA</strong>:</p>
<p>Kelebihan: Menampilkan chart yang mulus, dan mengeliminir sinyal yang salah.</p>
<p>Kekurangan: Pergerakannya lambat yang menyebabkan telat dalam memberikan sinyal buy dan atau sell.</p>
<p>Jadi mana yang lebih baik? Semuanya tergantung Anda. Banyak trader yang memakai beberapa moving averages yang berbeda untuk memberikan gambaran dari kedua sisi. Mereka bisa menggunakan simple moving average dengan periode panjang untuk mencari tahu trend secara keseluruhan, dan kemudian menambahkan dengan exponential moving average periode pendek untuk mencari tahu kapan wakt uterbaik untuk memasuki trading.</p>
<p>Banyak sistem trading dibuat dengan sebutan &#8220;Moving Average Crossovers&#8221;. Nantinya kita akan bahas bagaimana menggunakan moving averages sebagai bagian dari sistem trading Anda.</p>
<p>Untuk sementara ini, buka chart dan mulai menggunakan beberapa moving averages. Coba bermacam-macam tipe dan gunakan periode yang berbeda-beda. Seiring waktu, Anda akan mengetahui moving averages yang mana cocok untuk Anda.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.albachtimi.com/belajar-forex/sma-vs-ema/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Exponential Moving Average</title>
		<link>http://www.albachtimi.com/belajar-forex/exponential-moving-average/</link>
		<comments>http://www.albachtimi.com/belajar-forex/exponential-moving-average/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 28 Feb 2010 21:01:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>forex</dc:creator>
				<category><![CDATA[Analisis Forex]]></category>
		<category><![CDATA[Analisis Teknikal]]></category>
		<category><![CDATA[Belajar Forex]]></category>
		<category><![CDATA[exponential moving averages]]></category>
		<category><![CDATA[moving averages]]></category>
		<category><![CDATA[simple moving average]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.albachtimi.com/?p=119</guid>
		<description><![CDATA[Exponential Moving Average (EMA) lebih menitikberatkan kepada periode yang baru saja terjadi. Pada contoh di atas, EMA akan menitikberatkan pada hari ketiga-kelima, yang artinya rumor pada hari kedua memiliki nilai yang kurang penting dan tidak akan banyak mempengaruhi moving average.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Meskipun <a href="http://www.albachtimi.com/belajar-forex/simple-moving-average/" target="_blank"><strong>simple moving average</strong></a> adalah tool yang bagus, namun ada satu kekurangannya. Simple moving average sangat mudah sekali terganggu oleh rumor yang berkembang. Baca lebih lanjut untuk memahami apa yang Saya maksudkan:</p>
<p>Katakanlah kita plot 5 period SMA pada daily chart EUR/USD dan harga penutupan untuk 5 hari terakhir adalah:</p>
<p>Hari 1: 1.2345<br />
Hari 2: 1.2350<br />
Hari 3: 1.2360<br />
Hari 4: 1.2365<br />
Hari 5: 1.2370</p>
<p>Simple moving average akan dikalkulasi seperti ini<br />
(1.2345+1.2350+1.2360+1.2365+1.2370)/5= 1.2358</p>
<p>Sangat sederhana bukan?</p>
<p>Bagaimana kalau harga hari kedua adalah 1.2300? Hasil dari simple moving average akan sedikit lebih rendah dan ini akan memberikan pertanda kepada Anda bahwa harga sedang bergerak turun, yang pada kenyatannya, hari kedua bisa saja merupakan kejadian yang terjadi hanya sekali (kemungkinan tingkat bunga mengalami penurunan).</p>
<p>Yang ingin Saya sampaikan di sini adalah, terkadang simple moving average dirasakan terlalu sederhana. Jika ada satu cara untuk memfilter rumor-rumor yang ada sehingga bisa mendapatkan gambaran yang tidak salah, mungkin akan lebih baik.</p>
<p>Ya, ada satu cara, yaitu <a href="http://www.albachtimi.com/category/analisis-forex/analisis-teknikal/" target="_blank"><strong>Exponential Moving Average</strong></a>.</p>
<p>Exponential Moving Average (EMA) lebih menitikberatkan kepada periode yang baru saja terjadi. Pada contoh di atas, EMA akan menitikberatkan pada hari ketiga-kelima, yang artinya rumor pada hari kedua memiliki nilai yang kurang penting dan tidak akan banyak mempengaruhi moving average. Apa yang dilakukan exponential moving averages adalah memberikan perhatian lebih kepada apa yang dilakukan oleh para trader saat ini.</p>
<p><img src="http://i49.tinypic.com/rqw12r.jpg" border="0" alt="exponential moving averages" /></p>
<p>Dalam kegiatan trading jauh sangat penting untuk mengetahui apa yang dilakukan para trader saat ini daripada mengetahui apa yang mereka lakukan minggu lalu atau bulan lalu.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.albachtimi.com/belajar-forex/exponential-moving-average/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
